Towards a progressive interpretation of Ummah

Hasnan Bachtiar

Abstract


contemporary literatures that had been produced by Muslim and non-Muslim scholars and intellectuals, ranging from Muslim and Western countries. With the progressive perspective of multiple modernities and intercivilisational approach, this paper argues that the concept of Ummah should be interpreted as a modern concept of inclusive cosmopolitan-humanitarian solidarity that emphasise values of liberalism, pluralism, democracy, human rights and sustainable development. This concept has been also strengthened by a sociological representation of the tradition of Islam Nusantara. Its relative historical continuity in the process of the development of the micro sociological dimension of tradition, it explains that this concept of Ummah is not rootless. Consequently, it can be understood that its applicability is relatively possible .

 


Paper ini ingin mengelaborasi wacana pembangunan konsep Ummah yang digali dari pelbagai literatur kontemporer, baik yang berasal dari para sarjana dan intelektual Muslim maupun non-Muslim, baik itu yang berasal dari negara-negara Muslim maupun Barat. Melalui perspektif multiple modernities dan pendekatan lintas-peradaban, paper ini berargumentasi bahwa konsep
Ummah sangat perlu kiranya ditafsirkan dan dipahami sebagai konsep modern
mengenai solidaritas kemanusiaan yang inklusif dan kosmopolitan. Konsep ini
menekankan pentingnya nilai-nilai seperti liberalisme, pluralisme, demokrasi,
hak asasi manusia dan pembangunan yang berkelanjutan. Adanya tawaran
mengenai konsep ini, didukung oleh representasi sosiologis dari praktik Islam
Nusantara. Praktik Islam Nusantara tersebut, menunjukkan adanya kontinuitas
historis dalam proses pembangunan tradisi, yang berlaku di dalam dimensi
sosiologis yang bersifat mikro. Hal ini tentu saja juga menunjukkan bahwa
konsep Ummah ini bukanlah hal yang tak berakar dalam realitas kehidupan
Muslim. Dengan demikian dapat dimengerti bahwa, penerapan konsep Ummah
ini sangatlah memungkinkan.


Keywords


Progressive interpretation; Cosmopolitan Ummah; Multiple modernities; Inter-civilisational approach

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18326/ijims.v8i1.87-116

StatisticsArticle Statistic

This article has been read : 313 times | PDF file viewed : 150 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies indexed by: